<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="2864">
 <titleInfo>
  <title>Kawasan Ekonomi Keberadaan, Peluang, dan Tantangan</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Sanny Iskandar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>Pt Kompas Media Nusantara</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xliv, 220 hlm., 25cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Indonesia memiliki keunggulan, baik faktor geoekonomi maupun geostrategi, sebagai modal dasar untuk mengembangkan kekuatan ekonomi melalui pengembangan Kawasan Ekonomi Harapannya, dapat menjadi sarana strategis untuk mendorong kegiatan industri pengolahan, logistik, pariwisata, mineral tambang, digital, dan kegiatan ekonomi lainnya.&#13;
&#13;
Pengembangan Kawasan Ekonomi di Indonesia lalu dikonsepkan melalui pendekatan sektor ung gulan dan potensi suatu wilayah tertentu guna mempercepat pembangunan dan menjadi penggerak utama (prime mover) bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Keterpaduan antara potensi daerah dan dukungan pemerintah daerah dengan masyarakat untuk kemudahan berusaha, penyediaan infrastruktur dan utilitas, serta kemudahan akses pasar, dapat memberikan dampak pertumbuhan pada suatu wilayah.&#13;
&#13;
Sejak 2020, pandemi Covid-19 terus mendera dan berdampak pada perekonomian nasional. Tahun 2022 diproyeksikan sebagai tahun pemulihan ekonomi oleh Bappenas. Strategi pembangunannya mencakup beberapa hal, seperti meningkatkan nilai tambah sektor industri, mempercepat pemu lihan dan pertumbuhan sektor pariwisata, meningkatkan pemerataan infrastruktur dan kualitas layanan digital, serta meningkatkan kualitas SDM yang inovatif. Salah satu upaya peningkatan nilai tambah sektor industri dilaksanakan melalui pengembangan Kawasan Ekonomi.&#13;
&#13;
Dalam buku ini, penulis memusatkan perhatian pada keberadaan Kawasan-kawasan Ekonomi di Indonesia dan menyampaikan konsep pengembangannya di masa mendatang dengan berbagai peluang dan tantangannya dalam persaingan global. Penulis memadukan antara pengalamannya selama hampir 30 tahun di sektor pengembangan Kawasan Ekonomi dan realitas tuntutan pasar Beberapa pengembangan Kawasan Ekonomi yang ada di beberapa negara turut diulas agar dapat dijadikan referensi bagi pengembangan Kawasan Ekonomi Indonesia yang berdaya saing&#13;
&#13;
Buku yang ditulis oleh Sanny Iskandar ini merupakan buku yang cukup komprehensif tentang berbagai aspek terkait Kawasan Ekonomi/Industri. Saya merekomendasikan buku ini untuk dibaca oleh stake holders terkait, termasuk oleh para pengambil kebijakan, agar berbagai kendala yang diuraikan dalam buku ini dapat dicari terobosan, sehingga tujuan mulia pembentukan Kawasan Ekonomi dapat tercapai. Selamat atas penerbitan buku ini.&#13;
&#13;
Sofyan A. Djalil&#13;
&#13;
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)&#13;
&#13;
Hubungan dan kerja sama yang baik antara pemerintah dan dunia usaha yang telah terjalin saat ini tecermin dengan terbitnya berbagai kebijakan yang mengedepankan investasi. Hal tersebut tentunya harus dibarengi dengan situasi keamanan dan politik yang kondusif. Buku ini menyampaikan betapa banyaknya komponen yang perlu disinergikan guna mendorong pengembangan Kawasan Ekonomi yang berdaya saing. Buku ini menarik untuk dijadikan referensi bagi pemangku kebijakan dan pengembang kawasan.&#13;
&#13;
Rosan P. Roeslani&#13;
&#13;
Ketua Umum Kadin Indonesia (2015-2021) dan Calon Duta Besar Ri untuk Amerika&#13;
&#13;
SANNY ISKANDAR menggeluti berbagai aspek pengembangan Kawasan Ekonomi, baik sebagai praktisi di korporasi, pengurus asosiasi profesi dunia usaha maupun staf khusus/teniaga ahli di Kementerian. Berkarya dalam mengembangkan Kawasan Industri KIC sejak 1993, sebagai Senior Executive di President Office Sinar Mas dan Chairman Office Sinarmas Land Sejak 1996. Sanny terlibat di kepengurusan HKI saat ini sebagai Ketua Umum Di Kadin Indonesia menjabat Waketum bidang Pengembangan Kawasan Ekonomi (2015-2021). kemudian saat ini dipercaya kembali sebagai Waketum Bidang Agraria, Tata Ruang dan Kawasan (2021-2026) la aktif di Apindo Nasional sejak 2001, sebelumnya ketika menjadi Sekjen dipercaya mewakili dalam kepengurusan Lembaga-lembaga Tripartit (LKS TripNas, DPKN, DK3N, Depenas, dan DJSN) DI REI Pusat, masuk dalam Badan Pertimbangan Organisasi. Membantu di Pemerintahan, saat ini Sanny dipercaya sebagai Tim Ahli Menko Perekonomian Tenaga Ahli Menperin, dan Tim Kerja Sama Sekretariat Denas KEK. Juga sebelumnya terlibat di KEIN, Satgas Omnibus Law, Satges Pelaksanaan Kebijakan Ekonomi Nasional, serta di KPJEI</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Hukum Kawasan Ekonomi Khusus dan Industri</topic>
 </subject>
 <classification>330.93</classification>
 <identifier type="isbn">9786233462143</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan STIKes Sumber Waras Perpustakaan STIKes Sumber Waras</physicalLocation>
  <shelfLocator>330.93 SAN k</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">260414</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan</sublocation>
    <shelfLocator>330.93 SAN k</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>49-kawasan-ekonomi.jpeg.jpeg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>2864</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-08-18 14:02:15</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-08-19 14:19:32</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>