<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="2990">
 <titleInfo>
  <title>Tanggung Jawab Produk dalam Hukum Perlindungan Konsumen By Adrian Sutedi</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Adrian Sutedi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Bogor</placeTerm>
   <publisher>Ghalia Indonesia</publisher>
   <dateIssued>2008</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>x, 326 hlm., 20cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Hukum senantiasa berkembang dinamis. Hukum yang baik adalah hukum yang se-suai dengan hukum hidup dalam masyara-kat, yang tentunya sesuai pula atau meru-pakan pencerminan dari nilai-nilai yang berlaku dalam masyarakat yang bertujuan untuk menjadi dasar dan memelihara keter tiban, keadilan, dan kesejahteraan masyara kat. Hukum juga berfungsi mengabdi kepa-da masyarakat, dalam hal ini mengatur tata tertib masyarakat, menjaga agar perilaku masyarakat sesuai dengan peraturan hu-kum, sehingga kepentingan-kepentingan-nya dilindungi hukum. Jika perkembangan kepentingan masyarakat bertambah, maka harus diikuti pula dengan perkembangan hukum, sehingga kebutuhan akan hukum dalam kehidupan bermasyarakat dan ber-negara sejalan dengan perkembangan pembangunan.&#13;
&#13;
Perlindungan konsumen merupakan salah satu perkembangan hukum di Indone-sia. Pengaturan ketentuan mengenai perlin-&#13;
&#13;
dungan konsumen sebagai satu konsep ter-padu merupakan hal baru. Awalnya konsep tersebut dimulai di negara maju, kemudian merebak ke bagian dunia lainnya.&#13;
&#13;
Pemerintah telah menetapkan bahwa perlindungan konsumen merupakan bagian dari pembangunan nasional. Kunci pokok terhadap masalah perlindungan konsumen adalah bahwa konsumen dan produsen (pengedar produk atau pengusaha) saling membutuhkan. Produksi tidak ada artinya kalau tidak ada yang mengonsumsinya dan produk yang dikonsumsi secara aman dan memuaskan pada gilirannya akan merupa-kan promosi gratis bagi pengusaha.&#13;
&#13;
Dalam mencapai tujuan inilah peranan hukum sangat penting dalam usaha melin-dungi konsumen. Sebagai konsumen kita semua berkepentingan akan suatu perlin-dungan hukum sehubungan dengan kuali-tas maupun kuantitas dari individual mau-pun publik.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Tanggung Jawab Produk dan Keamanan Konsumen</topic>
 </subject>
 <classification>381.3</classification>
 <identifier type="isbn">9789790192096</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan STIKes Sumber Waras Perpustakaan STIKes Sumber Waras</physicalLocation>
  <shelfLocator>381.3 ADR t</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">260434</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan</sublocation>
    <shelfLocator>381.3 ADR t</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>WhatsApp_Image_2026-08-20_at_11.45.36_AM.jpeg.jpeg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>2990</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-08-20 11:59:11</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-08-20 11:59:31</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>