<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="3168">
 <titleInfo>
  <title>Memahami AI:</title>
  <subTitle>Sebuah Panduan Etik</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Agus Sudibyo</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>Kepustakaan Populer Gramedia</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>xxxii, 165 hlm.; 23cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>TEKNOLOGI AI generatif telah mengguncang dunia. Hanya dengan memasuk-kan satu pertanyaan atau perintah dalam prompt ChatGPT, kita dapat memper-oleh informasi secara cepat, instan, terstruktur, dan nyaris sempurna. Bahkan teknologi ini mampu meminimalkan proses kreatif lahirnya suatu gambar, desain, video, cerita pendek, sajak, lirik lagu, bahkan nada-nada.&#13;
&#13;
Para profesional yang senantiasa dikejar tenggat waktu, Al generatif seperti mukzijat yang turun dari langit. Mahasiswa, dosen, penulis, peneliti, wartawan, analis, kreator konten, desainer sangat dimudahkan dalam pekerjaannya. Na-mun, ketika ChatGPT telah menjadi &quot;barang publik&quot; yang sangat populer, sejum-lah kalangan mulai mencemaskan dampak negatifnya.&#13;
&#13;
Ketika anak-anak SMU menggunakan mesin Al untuk mengerjakan tugas mate-matika yang dikumpulkan besok pagi, ketika mahasiswa dapat menggunakan ChatGPT untuk menulis makalah yang selesai hanya dalam satu jam, apakah ini benar-benar baik bagi tujuan-tujuan pendidikan? Ketika seorang wartawan menyebarkan berita yang sepenuhnya atau sebagian besar dibuat oleh ChatGPT, apakah ini juga baik untuk pelembagaan jurnalisme yang beradab? Bagaimana kita menegakkan nilai tanggung jawab intelektual, integritas akademik atau moralitas publik pada era di mana pemanfaatan dan pendaurulangan konten atau karya milik orang lain secara diam-diam terjadi begitu masif, sistemik dan bahkan tanpa kejujuran?&#13;
&#13;
Memahami AI: Sebuah Panduan Etik disajikan sebagai sumbangan untuk ge-rakan literasi Al di Indonesia.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>Kecerdasan Buatan</topic>
 </subject>
 <classification>006.3</classification>
 <identifier type="isbn">9786231342799</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan STIKes Sumber Waras Perpustakaan STIKes Sumber Waras</physicalLocation>
  <shelfLocator>006.3 AGU m</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">260622</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan</sublocation>
    <shelfLocator>006.3 AGU m</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>images_%252827%2529.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>3168</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-09-02 09:57:53</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-09-02 09:58:39</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>